CILACAP, 20 Juni 2026 — Mengambil momentum bulan mulia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap menggandeng Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) Annaba serta Klinik Pratama NU Az-Zahra Kesugihan menyelenggarakan kegiatan amal sosial dan dakwah terpadu bertajuk Muharram Fest. Bertempat di kompleks Masjid Babussalam, Kecamatan Kesugihan, acara yang digelar ini menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi keumatan dalam menebar manfaat yang berkesinambungan.
Kegiatan ini didukung dengan sinergi erat bersama berbagai elemen masyarakat, khususnya Takmir Masjid Babussalam dan Madrasah Diniyah (Madin) Babussalam yang bahu-membahu bersama tim medis profesional dari Klinik Pratama NU Az-Zahra Kesugihan. Rangkaian Muharram Fest diawali dengan seremoni pembukaan, dilanjutkan dengan penyaluran santunan bagi dhuafa, pelaksanaan khitanan massal untuk 20 anak, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang berhasil menjangkau sekitar 200 warga. Keterlibatan aktif tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan ini memastikan seluruh alur layanan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Pelaksanaan Muharram Fest ini didorong oleh urgensi yang mendesak di tengah dinamika umat, baik dari sisi kemanusiaan maupun syiar agama. Kebutuhan pemenuhan akses layanan medis dasar dan pelaksanaan syariat khitan bagi warga kurang mampu menjadi alasan utama program ini segera dieksekusi agar kehadiran lembaga zakat dan institusi kesehatan benar-benar dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan.
Lebih dari sekadar aksi sosial, agenda ini membawa semangat dakwah bil hal atau dakwah lewat perbuatan nyata. Tujuannya adalah mengedukasi masyarakat mengenai implementasi prinsip tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa. Semangat ini didesain untuk mempererat ukhuwah persaudaraan antarwarga, yang kemudian diperkuat dengan sesi kajian singkat guna memenuhi kebutuhan gizi ruhani dan penyejuk iman para peserta yang hadir. Ketua Yayasan An-Naba, Ainun Najib Azhari, Lc., M.Pd., menekankan bahwa integrasi antara kemurnian ajaran syariat dan kepedulian sosial di lapangan ini merupakan bentuk dakwah yang hakiki. Apresiasi senada juga disampaikan oleh Pimpinan Bidang II Penyaluran BAZNAS Kabupaten Cilacap, Akhmad Kholil, S.H. Beliau menegaskan bahwa sinergi lintas lembaga, institusi kesehatan, dan masyarakat ini adalah langkah esensial untuk menjawab tantangan umat hari ini. Kolaborasi tersebut memastikan dana zakat, infak, dan sedekah titipan umat senantiasa dikelola secara transparan, profesional, serta memberikan dampak pemberdayaan yang nyata.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Muharram Fest ini mencetak hasil dan dampak sosial yang sangat terukur bagi masyarakat Kesugihan. Melalui layanan kesehatan gratis, ratusan warga yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses kini mendapatkan penanganan medis dasar, deteksi dini keluhan penyakit, serta edukasi mengenai pola hidup sehat. Pada saat yang sama, program khitanan massal memberikan kelegaan finansial yang signifikan bagi keluarga dhuafa sekaligus membantu mereka menuntaskan kewajiban syariat bagi anak-anaknya. Distribusi santunan yang disalurkan juga secara langsung meringankan beban ekonomi warga rentan dalam memenuhi kebutuhan pokok harian. Sebagai output kelembagaan, kegiatan ini sukses membangun model pendampingan umat yang utuh dengan memadukan intervensi medis, bantuan material, dan penguatan nilai spiritual, yang pada gilirannya semakin mengukuhkan kepercayaan publik terhadap amanah pengelolaan dana sosial keagamaan di Kabupaten Cilacap.
Direktur LAZIS Annaba, Imam Amrillah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh kolaborator yang berjibaku di lapangan. “Kehadiran Takmir Masjid yang memfasilitasi lokasi, pengurus Madin Babussalam yang menggerakkan jamaah, serta dedikasi luar biasa tim Klinik Pratama NU Az-Zahra Kesugihan benar-benar menjadi kunci kelancaran acara ini. Semoga model kolaborasi terpadu ini dapat terus kita rawat sebagai pilar dakwah sosial yang berkelanjutan, sehingga bisa semakin optimal menjaga amanah para muzaki maupun munfiq untuk kemaslahatan umat,” tutupnya.