Beranda / Berita / Minum Sambil Berdiri: Antara Sunnah dan Kesehatan Modern

Minum Sambil Berdiri: Antara Sunnah dan Kesehatan Modern

18 Apr 2026 Artikel Admin
Minum Sambil Berdiri: Antara Sunnah dan Kesehatan Modern

Dalam kehidupan sehari-hari, adab sederhana seperti cara minum sering kali dianggap sepele. Namun, dalam Islam, hal ini justru mendapat perhatian khusus. Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk tidak minum sambil berdiri—sebuah anjuran yang ternyata tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang relevan hingga saat ini.


Berbagai hadis menunjukkan adanya larangan minum sambil berdiri, meskipun dalam kondisi tertentu Rasulullah pernah melakukannya, seperti saat minum air zamzam. Para ulama menjelaskan bahwa hal ini bukan kontradiksi, melainkan bentuk fleksibilitas syariat: duduk adalah adab utama, sementara berdiri diperbolehkan dalam kondisi tertentu.


Menariknya, temuan ilmu kesehatan modern menguatkan anjuran tersebut. Secara fisiologis, minum dalam posisi duduk membuat tubuh lebih rileks sehingga penyerapan cairan berjalan optimal. Sebaliknya, minum sambil berdiri dapat membuat cairan masuk lebih cepat ke lambung, berpotensi mengganggu sistem pencernaan, meningkatkan beban ginjal, hingga memicu gangguan seperti refluks asam lambung.

Dari sini terlihat bahwa ajaran Islam tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga mengandung nilai kesehatan preventif. Mengintegrasikan hadis dengan ilmu kesehatan modern menjadi pendekatan penting dalam pendidikan, terutama bagi generasi muda, agar mereka memahami bahwa menjaga kesehatan juga merupakan bagian dari ibadah.


Pada akhirnya, kebiasaan sederhana seperti minum sambil duduk bukan sekadar etika, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap tubuh yang telah Allah titipkan. Sebuah contoh nyata bahwa ajaran Islam selalu selaras dengan kebaikan hidup manusia, baik secara ruhani maupun jasmani.


Referensi:

  • Labib, Anis., dkk. (2026). Hadis Minum Sambil Berdiri dan Implikasinya terhadap Pendidikan Kesehatan Modern. Jurnal Locus: Penelitian & Pengabdian, Vol. 5 No. 4.
  • Nursyifa, A., Putri, D. A. R., & Amalia, M. K. (2023). Analisis Hadis Larangan Minum Berdiri dalam Kesehatan. Jurnal Mutiara.
  • Sadiyah, F. (2022). Etika Minum Menurut Hadis serta Tinjauannya Berdasarkan Sains. Jurnal Living Hadis.
  • Yang, J., et al. (2020). Varying intestinal absorption based on body position. BioRxiv.
  • Damayanti, E. N., dkk. (2023). Kandungan air zamzam untuk kesehatan tubuh dalam perspektif kimia. Islamic Education Journal.

Hubungi Kami

Kami siap melayani Anda

Alamat

Jalan Lingkar Timur RT/RW 001/013 Tegalkamulyan, Cilacap, Jawa Tengah

Telepon

082260006215

Email

annabapeduli2@gmail.com

Chat WhatsApp

Respon cepat